NTT

Desa Binaan Bank NTT di Mabar Dinilai Team Jury

HARIAN JARAKNEWS

Labuan Bajo.
Penilaian tahap awal terhadap desa-desa binaan bank NTT sudah mulai dilakukan sejak awal bulan Juli 2022 lalu.

Untuk wilayah Kabupaten Manggarai Barat, terdapat 5(lima) desa binaan bank NTT yang akan dinilai, yakni Desa Tanjung Boleng, Desa Golo Lujang (keduanya di Kecamatan Boleng), Desa Coal di Kecamatan Ndoso, Desa Wae Mose di Kecamatan Lembor Selatan dan Desa Liang Ndara di Kecamatan Mbeliling.

Penilaian tahap awal ini dilakukan untuk melihat progres dan persiapan awal dari desa-desa binaan yang akan ikut dalam festival Desa Binaan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan penilaian tahap berikutnya akan dilakukan beberapa bulan ke depan.

Menurut Edy Purwanto, SE., salah seorang juri pada festival desa binaan dan PAD tersebut, terdapat sekitar 70 aspek yang akan dinilai, namun secara garis besar terdapat 5(lima) poin indeks yang menjadi fokus penilaian, yakni sosial, ekonomi, lingkungan, kelembagaan dan PAD. Adapun Point-point dalam indeks penilaian tersebut adalah hasil perumusan bersama dari para juri dan Bank NTT.

Lokasi pertama yang didatangi team juri pada Senin 15/08/2022 adalah Wae Bobok di Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng. Di desa ini Edy Purwanto yang didampingi Oktovianus Tanon yang mewakili Bank NTT Cabang Labuan Bajo, diterima secara adat dan melakukan wawancara dengan pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terkait berbagai aktivitas ekonomi yang mereka lakukan.

Dalam prosesi penerimaan adat, Henrikus Ansel, salah seorang tokoh adat yang melakukan "kepok", berharap Wae Bobok di Desa Tanjung Boleng menang dalam festival desa binaan tersebut. Namun demikian, menurut Wawan, ketua komunitas milenial Wae Bobok, "kita siap bersaing secara sehat dengan desa binaan lain seperti Porong Tedeng di coal kecamatan Ndoso", ujarnya.

Pada aktivitas perjurian tersebut hadir pula Stefanus Nali, selaku kepala KPH Mabar. Pada kesempatan tersebut, beliau memberikan apresiasi kepada Bank NTT yang sangat konsisten mendampingi dan melakukan pemberdayaan pada masyarakat pinggir hutan seperti di Wae Bobok dan Sano Limbung.

Masyarakat yang dikunjungi tersebut berharap mereka terus berkembang maju dan berterimakasih atas binaan dari Bank NTT serta Pemerintah.(*/Ihambut)

Penulis:

Baca Juga