Desa Wae Mose dalam Penjurian tahap kedua festival desa binaan Bank NTT 

Labuan Bajo, Jarak News.

Proses Penilaian terhadap 110 desa yang ikut dalam festival desa binaan Bank NTT terus berlanjut.

Untuk Kabupaten Manggarai Barat, terdapat 5 desa binaan bank NTT yang ikut dalam festival tersebut, yakni desa Tanjung Boleng, Desa Golo Lujang di Kecamatan Boleng, Desa Coal di Kecamatan Kuwus, Desa Wae Mose di Kecamatan Lembor Selatan, serta Desa Liang Ndara di Kecamatan Mbeliling.

Pada bulan Agustus 2022 lalu, kelima desa ini telah melewati proses penilaian tahap pertama festival desa binaan Bank NTT. Kini proses penilaian tahap kedua, dimulai pada 9 November 2022.

Menurut Edy Purwanto, Juri pada Festival Desa Binaan bank NTT, "penjurian pada tahap kedua ditujukan untuk menilai perkembangan berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian pada tahap satu, termasuk didalamnya berkaitan dengan perkembangan usaha dari UMKM yang ada pada desa binaan tersebut", ujarnya.

Desa pertama yang dikunjungi team Juri Festival Desa Binaan bank NTT adalah desa Wae Mose di kecamatan Lembor Selatan.

Bertempat di pusat kreatif tenunan songke Kelompok Tenun Dahlia, Team Juri diterima langsung oleh Kepala Desa Wae Mose dan ibu-ibu anggota Kelompok Tenun Dahlia.

Kelompok Tenun Dahlia adalah usaha kecil berbasis kelompok masyarakat yang konsern melestarikan tenunan tradisional Manggarai dengan menggunakan pewarna alami. Sejak tahun 2020 lalu, kelompok ini sudah menjadi kelompok binaan Bank NTT.

Selain telah mempromosikan hasil tenunan dengan mengikutsertakan Kelompok Tenun Dahlia dalam berbagai pameran, Bank NTT juga telah menfasilitasi kelompok ini agar mampu memasarkan produk hasil tenunan mereka melalui planform digital seperti Sophie dan Blibli. Selain itu, Bank NTT juga telah membantu kelompok ini dalam memberikan akses fasiltas kredit tanpa bunga, yang dikenal dengan Program Kredit Merdeka.

Menurut Maria Goreti Tince, salah seorang staff Bank NTT Cabang Pembantu Lembor, jumlah Kredit Merdeka yang sudah disalurkan kepada anggota Kelompok Tenun Dahlia ini diperkirakan lebih dari Rp.300 juta rupiah, yang tersebar pada 46 orang anggotanya.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga