PAD Mabar 2022 Anjlok, Baru Tercapai 29,18% Awal September

Penyusaian dan Rasionalisasi anggaran

Untuk menstabilkan APBD, Pemerintah pun melakukan penyusaian dan rasionalisasi terhadap targetan capaian PAD serta melakukan pengurangan pada beberapa item belanja daerah, dengan melakukan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mabar tahun 2022.

Pada dokumen perencanaan tersebut terlihat perubahan rencana capaian PAD dari sebelumnya sebesar Rp. 326.531.109.517 menurun menjadi Rp. 248.181.435.716 atau berkurang sebesar Rp. 78.349.673.601.

Konsekwensi dari terjadinya pengurangan pada rencana targetan PAD, Pemerintah pun harus melakukan pengurangan Rencana Belanja dan Pembiayaan Daerah.

Pada rencana Belanja Daerah terjadi pengurangan sebesar Rp. 32.079.290.394. Pengurangan terbesar terjadi pada Rencana Belanja Pegawai dan pada Rencana Belanja Modal Gedung dan Bangunan. Sedangkan pada sektor Rencana Pembiayaan Daerah terjadi pengurangan pada pengeluaran pembiayaan sebanyak Rp. 25.968.615.000. Pengurangan terbesar terjadi pada rencana pembayaran utang yang jatuh tempo sebesar Rp.20.968.615.000.

Optimis  Target PAD Perubahan Akan Tercapai

Perubahan target capaian PAD yang dilakukan tentu masih menyisakan pertanyaan besar: "Apakah dalam waktu kurang dari 4 (empat) bulan Pemerintah mampu mendapatkan pemasukan sesuai dengan target PAD perubahan?".

Terkait hal ini, Kepala Bapenda Manggarai Barat, Tarsisius Gonsa.ST., menyatakan: "walaupun hal ini tidak mudah, namun kami akan akan bekerja keras untuk memenuhi target PAD hingga akhir tahun ini. Meskipun terdapat beberapa sektor yang telah mengalami penurunan target, namun pada sektor yang lain terjadi peningkatan, seperti retribusi galian C misalnya. Pada anggaran induk, targetnya hanya Rp. 25 milyar, sedangkan pada anggaran perubahan targetnya naik menjadi 50 Milyar. Selain itu dari sektor yang lain, seperti pajak hotel dan restoran, kami asumsikan bisa mendapatkan capaian Rp.15 milyar per bulan."

Dari situasi dan kondisi PAD ini, bagaimanapun juga tetap ada pertanyaan, "Apakah pada waktu tersisa kurang dari 4 bulan kedepan, target PAD tercapai sesuai rencana? Karena pada 12 September 2022 ini terbaca target tidak tercapai sesuai rencana.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga